Ketombe atau dandruff sebenarnya adalah kulit mati yang terkelupas di
kulit kepala. Ketombe diketahui berupa serpihan-serpihan/sisik berwarna putih
yang melekat di rambut, bahu, maupun di baju anda. Banyak orang mengira kalau
ketombe disebabkan oleh kulit kepala yang kering, terlalu banyak mengunakan
shampoo atau kebersihan yang kurang.
Proses pergantian sel-sel pada kulit kepala terjadi secara perlahan-lahan
dan tidak terlihat oleh mata. Proses pergantian tersebut terjadi setiap bulan.
Jika proses ini menjadi lebih cepat, maka akan timbul gangguan pada kulit
kepala yang kita sebut ketombe.
Ketombe seperti yang kita lihat, seringkali dialami oleh banyak orang.
Gangguan yang lebih parah yaitu dermatitis seboroik, berupa serpihan
berwarna kuning berminyak yang melekat pada kulit kepala.
Penyebab ketombe
Salah satu penyebab ketombe adalah jamur Pityrosporum ovale ( P. Ovale ).
yang merupakan jamur yang secara alami terdapat pada kulit kepala dan
bagian kulit yang lain.
Dalam jumlah yang sedikit, jamur ini tidak menyebabkan kerugian yang
berarti. Namun, dengan adanya perubahan cuaca, hormon, dan stress, kulit kepala
kita akan menghasilkan lebih banyak minyak, sehingga menyebabkan jamur P. Ovale
berkembang biak. Dengan berkembangbiaknya jamur tersebut, akan menyebabkan
gatal pada kulit kepala dan mempercepat kerontokan sel kulit yang lama sehingga
muncullah ketombe.
Gejala-gejala ketombe
1. Adanya serpihan
Inilah tanda yang paling mudah dilihat dan paling memalukan. serpihan tersebut
adalah tanda bahwa kulit di kepala anda rontok dan waktu pergantian sel-sel
pada kulit kepala menjadi lebih cepat. Serpihan-serpihan/sisik berwarna putih
dengan berbagai ukuran dan bentuk yang terdapat di kulit kepala, rambut, dapat
juga melekat pada baju berwarna hitam favorit anda. Pergantian sel kulit kepala
biasanya tidak terdeteksi oleh mata. Namun dengan dipercepatnye proses
pergantian ini, menyebabkan timbul ketombe. Jadi, setiap butir serpihan/sisik
yang anda lihat sebetulnya adalah kumpulan dari sejumlah sel sel kulit kepala yang
mati.
2. Gatal
Satu tanda lagi bahwa anda ber ketombe adalah gatal pada kulit kepala. Gatal
tersebut terjadi karena timbul peradangan pada kulit kepala yang disebabkan
oleh jamur P.Ovale. Jamur inilah yang menyebabkan timbulnya ketombe dan gatal
pada kulit kepala.
kepala yang terdapat ketombe terasa gatal
3. Kemerahan
Tanda ketiga dari ketombe dikenal dengan seborrhea. PAda kondisi ini,
terdapat kemerahan di sekitar kulit kepala. Bisa juga terlihat di sekitar alis
mata, pipi, belakang telinga atau bagian dada.
Untuk menghilangkan ketombe kini banyak sediaan krim, lotion, dan shampoo
di pasaran untuk membasmi ketombe. Atau bahan bahan alami yang tepat juga bisa
membantu menghilangkan ketombe.
pengertian ketombe penyebab ketombe definisi ketombe pengertian dari
ketombe pengertian dan penyebab ketombe foto bahan dasar cara pembuatan tempe
pengertian tentang ketombe pengetian kotombe penyakit gejala dgn ketombe
pengertian ketombe??
Ketombe (juga disebut sindap
dan kelemumur; dengan nama ilmiah Pityriasis capitis)
adalah pengelupasan kulit
mati berlebihan di kulit kepala. Sel-sel kulit yang mati dan terkelupas merupakan kejadian alami
yang normal bila pengelupasan itu jumlahnya sedikit. Namun, ada orang yang
mengalami secara terus menerus (kronis ataupun sekali-sekali, pengelupasan dalam jumlah yang
besar yang diikuti dengan pemerahan dan iritasi. Kebanyakan kasus ketombe dapat
disembuhkan dengan shampoo khusus atau pengobatan bebas.
Ketombe yang nampak dengan jelas di baju
berwarna hitam
pada seorang wanita.
Ketombe dapat juga merupakan gejala seborrhoeic dermatitis,
psoriasis,
infeksi jamur atau kutu rambut. Bila mengalami
ketombe, menggaruk kepala secara berlebihan harus dihindari. Menggaruk bagian
tersebut dapat menyebabkan kerusakan kulit, yang selanjutnya dapat meningkatkan
risiko infeksi,
terutama sekali dari bakteri staphylococcus aureus dan streptococcus.
Walaupun infeksi bakteri ini merupakan risiko terbesar dari ketombe, kebanyakan
orang akan menemukan bahwa ketombe dapat menyebabkan isu sosial hilangnya
kepercayaan diri bagi penderitanya. Oleh karenanya, pengobatan segera menjadi
sangat penting untuk murni alasan sosial.
Penyebab
Sejalan dengan bertumbuhnya kulit, sel-sel epidermal akan
terdorong keluar, di mana mereka pada akhirnya mati dan terkelupas dari kepala.
Pada umumnya, pengelupasan ini terlalu kecil untuk dapat terlihat mata. Namun,
kondisi tertentu menyebabkan pergantian/pertumbuhan sel menjadi terlalu cepat,
khususya umum terjadi di kulit kepala. Pada orang berketombe, sel-sel kulit
mungkin mati dan digantikan setiap kira-kira dua minggu sekali, sedangkan pada
orang tanpa ketombe, siklus ini berlangsung satu bulan sekali. Hasilnya,
sel-sel kulit mati akan terlepas dan menumpuk dalam jumlah yang besar, yang
tampak sebagai serpihan-serpihan kecil berwarna putih atau kelabu di kulit
kepala.
Nutrisi
Ketombe dalam beberapa kasus merupakan masalah nutrisi buruk,
khususnya disebabkan defisiensi mineral seng. Seng dapat
ditemukan dalam makanan seperti kerang-kerangan, ayam kalkun,
babi, dan kacang-kacangan.
Komposisi
Ketombe merupakan sekelompok corneocytes, yang telah
mempertahankan tingkat kohesi antar satu sama lain dan dengan demikian melepaskan
dari permukaan stratum korneum. Ukuran dan beratnya berbeda dari satu daerah ke
daerah lain dan dari waktu ke waktu. Ketombe sering terbuat dari Sel
Parakeratotic. Jumlah mereka tergantung dari tingkat keparahan manifestasi
klinis, yang mungkin juga dipengaruhi oleh seborrhea.[1]
Pengobatan
Pengelupasan dapat dikurangi, khususnya bagi mereka yang
mengalami masalah ketombe yang tidak terlalu banyak, dengan perawatan rambut
yang tepat. Beberapa orang memiliki persepsi yang salah dengan menolak membasuh
rambut mereka, dan berpikir bahwa shampoo dapat menyebabkan kulit kepala
menjadi kering dan bisa membuat ketombe mereka menjadi lebih banyak.
Sebenarnya, dengan mencuci rambut secara reguler, kulit-kulit mati akan
terlepas sebelum terkumpul banyak dan terlihat. Shampoo yang tepat akan
membantu mengembalikan tingkat keasaman kuilt kepala yang baik, memecah minyak,
dan mencegah sel-sel kulit mati bertumpuk menjadi serpihan yang terlihat.
Namun, shampoo yang tidak ditujukan secara khusus untuk pengobatan,
ataupun shampoo yang bukan untuk pengobatan seborrhoeic dermatitis,
tidak memiliki efek untuk mengobati kulit yang teriritasi dan merah. Pengobatan ketombe bisa dilakukan dengan
memberikan shampoo yang tepat.
1.
Pengertian
Ketombe adalah terlepasnya sel-sel kulit kepala yang sudah mati dalam
jumlah berlebihan. Sel-sel kulit tersebut berbentuk serpihan lembut berwarna
perak keabu-abuan, biasanya disertai rasa gatal. Ketombe dapat menimpa
siapa saja tak peduli apakah kulit kepala berminyak atau kering. Namun kebanyakan
ketombe banyak terdapat pada kulit kepala yang berminyak.
Ketombe (juga disebut sindap dan kelemumur, dengan nama ilmiah Pityriasis
capitis) yaitu pengelupasan kulit mati berlebihan di kulit kepala. Sel-sel
kulit yang mati dan terkelupas merupakan kejadian alami yang normal. Namun jika
terjadi pengelupasan secara berlebihan itu yang mengganggu. Bahkan bisa sampai
kronis jika sampai terjadi kemerahan dan iritasi di kulit kepala.
1.
2. Gejala dan Tanda
a. Rasa gatal di kepala
a. Terasa ada yang kasar atau bersisik di kulit kepala
b. Terjadi pengelupasan jika digaruk pada kulit kepala yang bersisik dan gatal
c. Adanya serpihan putih di rambut dan bahu
1.
3. Sebab Terjadinya Ketombe
a. Sebab utama ketombe yaitu karena terjadinya infeksi jamur Pytosporum
ovale dan jamur Mallassezia sebagai faktor pencetus terjadinya
kelainan pada kulit kepala.
b. Kulit terlalu kering. Keringnya kulit kepala dapat menyebabkan kulit
mengelupas dan membentuk serpihan-serpihan kulit.
c. Kulit berminyak. Minyak yang berlebihan pada rambut adalah sumber makanan
jamur yang berkembang di kulit kepala, di mana jamur akan merangsang
pengelupasan kulit kepala berlebihan dan menyebabkan ketombe
d. Shampoo yang tidak pernah ganti
e. Terlalu sering atau terlalu jarang keramas
f. Stres
g. Rendahnya stamina dan kelelahan
h. Tidak cocok pada kosmetik rambut
i. Konsumsi makanan berlemak secara tidak sehat
j. Psoriasis (akumulasi sel kulit mati yang membentu sisik perak yang tebal)
k. Craddle cap (seborrheic radang kulit kepala bayi)
l. Dermatitis (radang kulit) akibat sensitif terhadap produk perawatan rambut
atau pewarna rambut
1.
4. Cara Mengatasi Ketombe
a. Jangan menggaruk kulit kepala sehingga tidak lecet yang bisa menyebabkan
timbulnya infeksi
b. Gunakan shampo anti ketombe yang mengandung Zinc Pyrithione
(ZPT). Shampo jenis ini mempunyai efek anti bakteri dan anti jamur sehingga
dapat mengurangi timbulnya serpihan kulit dan meredakan rasa gatal.
c. Gunakan shampo sehari sekali
d. Pilih shampo anti ketombe ringan untuk menghindari efek samping
e. Lakukan penggantian shampo anti ketombe untuk menghindari resistensi (kulit
menjadi kebal sehingga shampo tidak efektif lagi)
f. Hindari stres. Stres dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh untuk
mengatasi ketombe.
g. Hindari pemakaian kosmetik rambut seperti minyak rambut, gel, pewarna
rambut atau hair spray secara berlebihan karena dapat memicu pertumbuhan jamur
kulit.
h. Batasi makanan dan minuman yang dapat memicu pertumbuhan jamur kulit,
misalnya: minuman beralkohol, makanan berlemak
i. Makan makanan yang kaya akan kandungan vitamin B dan zinc, misalnya: kuning
telor, kacang-kacangan, biji-bijian,ikan, daging, kedelai, biji-bijian
dan sayuran berwarna hijau tua.
j. Berjemur di pagi dan sore hari, agar kesehatan rambut dan kulit tetap
terjaga
k. Konsultasikan ke dokter ahli kulit jika terjadi iritasi karena penggunaan
shampoo dan ketombe yang tidak sembuh-sembuh
l. Gunakan hanya sisir pribadi
m. Jaga kebersihan sisir, handuk dan sarung bantal
n. Lakukan pemijatan pada kulit kepala saat keramas daripada menggaruk
1.
5 Pencegahan
a. Menjaga emosi agar tidak stress
b. Keramas secara teratur 2-3 kali seminggu. Jika rambut cenderung berminyak,
keramas dapat dilakukan setiap hari dan lebih aman jika menggunakan sampo yang
tidak terlalu keras (mild shampoo).
c. Hentikan pemakaian produk kosmetik penata rambut yang tidak cocok bagi
rambut dan dapat memicu ketombe misalnya hair spray, styling gels dll.
d. Makan makanan yang sehat. Makanan dapat menyediakan cukup zinc (seng),
vitamin B, dan asam lemak esensial yang dapat membantu mencegah ketombe.
e. Sedikit berjemur di bawah sinar matahari karena sinar matahari dapat
membantu proses pencegahan dan penyembuhan ketombe. Namun jika terlalu lama,
sinar matahari dapat merusak kulit kepala dan rambut.
f. Bagi yang berkerudung atau yang suka memakai topi, luangkan waktu untuk
membuka kerudung anda di dalam ruang pribadi anda sehingga sirkulasi udara
dalam rambut tetap terjaga. Dan jangan memakai kerudung pada saat rambut masih
basah.
1.
6 Saran
a. Sampo antiketombe
Kandungan shampo yang dapat mengurangi ketombe yaitu tar, asam
salisilat, zinc, selenium sulfida, dan ketokonazol. Shampo ini dapat
digunakan 1 atau 2 kali seminggu, tergantung keparahan gejalanya. Jika salah
satu sampo tersebut hanya bekerja sementara kemudian ketombe tetap muncul, maka
gantilah dengan yang lain. Pada saat keramas tunggu setidaknya 5 menit agar zat
aktif dapat bekerja optimal sebelum dibilas.
b. Krim
Terdapat pengobatan tambahan dengan dua
tipe krim untuk mengurangi ketombe yaitu krim kortison dan krim antijamur.